MENU BAR

Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan

Penggunaan Konjungsi dan Contohnya

A.  Konjungsi  dalam Bahasa Indonesia
Menurut Depdikbud (1991:519) konjungsi adalah partikel yang digunakan untuk menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, kalimat dengan kalimat, sedangkan menurut Chaer (2000:140) konjungsi adalah kata-kata yang digunakan untuk menhubungkan kata dengan kata, klausa dengan klausa, atau kalimat dengan kalimat. Berdasarkan pendapat tersebut dapat dijabarkan bahwa pada dasarnya (konjungsi) berfungsi menghubungkan kata dengan kata, frase dengan frase, klausa dengan klausa, atau kalimat dengan kalimat.

B.  Jenis-jenis Konjungsi

Peyorasi, Ameliorasi, Perluasan, dan Penyempitan Makna

Peyorasi-Ameliorasi dan Perluasan-Penyempitan Makna

Kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia seringkali mengalami
perubahan makna, di antara adalah perluasan, penyempitan, peninggian,
perendahan, dan sebagainya.

a. Peyorasi, maksudnya adalah perubahan makna kata yang nilai rasanya
lebih rendah daripada kata sebelumnya.
Contoh:
- kroni
Kata sebelumnya bermakna sahabat, sedangkan makna baru berarti kawan
dari seorang penjahat.

b. Ameliorasi, yaitu perubahan makna kata yang nilai rasanya lebih tinggi
daripada asalnya.
Contoh:
- wanita
Kata asalnya lebih rendah daripada perempuan, tetapi makna baru menjadi
lebih tinggi daripada perempuan.

c. Perluasan Makna
Hal ini terjadi apabila cakupan makna suatu kata lebih luas dari makna
asalnya.
Contoh:
kata ibu
Makna asalnya berarti emak, sedangkan makna baru berarti setiap
perempuan dewasa.

d. Penyempitan Makna
Hal ini terjadi apabila makna suatu kata lebih sempit cakupannya daripada
makna asalnya.
Contoh:
kata sarjana
Makna asalnya berarti cendekiawan, sedangkan makna bari berarti gelar
dari lulusan sebuah universitas.

Menentukan Makna Asosiasi dan Sinestesia
Selain keempat perubahan makna kata yang telah disebutkan di atas, masih
ada lagi jenis perubahan makna kata yang lain, yaitu sebagai berikut.

a. Asosiasi, yaitu perubahan makna kata yang terjadi karena persamaan sifat
Contoh:
- kata amplop
Makna kata asalnya berarti tempat untuk memberi uang, sedangkan makna
baru berarti suap.

b. Sinestesia, yaitu perubahan makna kata akibat pertukaran tanggapan
antara dua indra yang berlainan.
Contoh:
- berwajah manis
Makna asalnya berarti indra perasa, sedangkan makna baru berarti indra
penglihatan.

Perbedaan Polisemi, Homonim, Homofon, dan Homograf

Polisemi adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu.

Contoh :
Saya masih punya hubungan darah dengan keluarga Bu Rani. (darah=kesaudaraan)
Tubuhnya berlumuran darah setelah kepalanya terbentur tiang listrik. (darah=yang berada dalam tubuh)

Perhatikan kata darah pada kalimat a berarti keluarga (makna konotasi), sedangkan darah pada kalimat b berarti zat merah dalam tubuh kita (makna denotasi).


Homonim suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut homofon, tetapi jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homograf.

contoh homonim antara lain:
bulan (nama kalender atau nama satelit)
genting (gawat atau atap rumah)
rapat (pertemuan atau tidak renggang)

Definisi berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, homonim adalah kata yang sama lafal dan ejaannya, tetapi berbeda maknanya karena berasal dari sumber yang berlainan (seperti hak pada hak asasi manusia, dan hak pada hak sepatu).


Homofon (bahasa Yunani: ὁμός, homós, "sama" dan φωνή, phōnḗ , "bunyi") adalah kata yang diucapkan sama dengan kata lain tetapi berbeda dari segi maksud. Homofon terdiri atas kata homo berarti sama dan foni (phone) yang berarti bunyi atau suara. homofon mempunyai pengertian sama bunyi, berbeda tulisan, dan berbeda makna. Contoh homofon antara lain:
"buku" (bahan bacaan) dan "buku" (bagian di antara dua ruas)
"massa" (dalam perkataan media massa) dan "masa" (waktu)
"bank" (tempat menyimpan uang) dan "bang" (panggilan untuk kakak)
"tank" (kendaraan perang) dan "tang" (alat pekakas)

Perkataan-perkataan ini adalah serupa dari segi sebutan tetapi mempunyai arti yang berbeda, atau merujuk kepada perkara yang tidak sama. Homofon merupakan sejenis homonim, meskipun kadang-kala homonim digunakan untuk merujuk hanya kepada homofon yang mempunyai ejaan yang sama tetapi arti yang berlainan. Istilah ini juga digunakan untuk unit-unit yang lebih singkat daripada perkataan, seperti huruf atau beberapa huruf yang disebut sama dengan huruf lain atau kumpulan huruf yang lain.

Homofon adalah istilah yang berlawanan dengan homograf.


Homograf (bahasa Yunani: ὁμός, homós, "sama" dan γράφω, gráphō, "tulis") homo berarti sama dan graf (graph) berarti tulisan. Jadi, homograf adalah kata yang samaejaannya dengan kata lain, tetapi berbeda lafal dan maknanya. Dalam bahasa Indonesia, contoh homograf antara lain:
"teras" (inti kayu atau bagian rumah)
"apel" (buah atau kumpul)
"serang" (perang atau nama tempat)
"tahu" (makanan atau situasi)

Rahasia Belajar Lebih Efektif

Duh, sering susah hafal atau menyerap materi kalau lagi belajar nih! Kalau gitu, boleh banget coba beberapa tips ini biar belajar kita lebih efektif.

Fokus pada satu hal
Bergonta-ganti mengerjakan sesuatu jelas bakal bikin kita enggak fokus. Apalagi kalau salah satu kegiatan yang kita lakukan adalah belajar yang memang butuh konsentrasi tinggi. Fokus jadi hal penting dalam membentuk sebuah memori. Jadi agar informasi yang kita serap bisa berubah dari ingatan jangka pendek ke ingatan jangka panjang, kita mesti mencurahkan perhatian atau konsentrasi penuh pada informasi ini.

Gunakan beberapa cara
Coba kenali gaya belajar yang paling cocok untuk kita. Apakah dengan cara mendengarkan (auditif) atau melihat (visual). Kalau auditif, coba belajar dengan cara membacanya dengan keras, direkam atau tanya jawab dengan teman. Sedangkan tipe visual, coba beri warna atau garis pada materi yang sedang kita pelajari. Bisa juga dengan merangkum materi tersebut ke dalam catatan baru berbentuk bagan, diagram atau catatan yang dihias dan diberi warna-warna yang menarik.

Terkadang ada juga yang cocok dengan kedua gaya tersebut. Sebenarnya, semakin banyak cara yang kita gunakan buat menyerap informasi, semakin besar kemungkinana otak kita mempertahankan memori tentang informasi tersebut. Soalnya cara yang berbeda akan mengaktifkan berbagai bagian otak yang berbeda pula. Dengan adanya beberapa bagian otak yang bekerja maka kemampuan kita untuk menyerap dan mempertahankan informasi itu dalam otak akan lebih baik juga.

Selingi dengan istirahat dan tawa
Hindari terus-terusan belajar selama beberapa jam sekaligus. Selingi dengan minum, makan camilan dan tertawa. Minum air putih bisa memberikan tambahan oksigen dan juga mencegah dehidrasi kecil yang kadang enggak kita sadari. Kalau tubuh kekurangan cairan, kemampuan otak buat merespon informasi yang masuk akan berkurang. Tertawa juga memberikan efek segar bagi otak sehingga bisa bekerja lebih baik dalam memecahkan masalah (misalnya soal) dan lebih kreatif.

Jangan juga memaksakan terus belajar saat kita sudah mengantuk, karena kemampuan otak buat menyerap informasi dan menyimpannya dalam memori pun akan sangat berkurang. Jadi mengorbankan tidur dan memaksa terus belajar itu enggak akan efektif. Otak yang mendapatkan istirahat atau tidur yang cukup justru bisa menyerap informasi lebih cepat. Jadi kalau sudah ngantuk, lebih baik tidur dulu baru nanti lanjut belajar lagi.

Tes diri sendiri
Setelah belajar, coba tes diri sendiri dengan soal-soal materi yang baru dipelajari. Soalnya hal ini lebih efektif untuk membantu kita mengingat materi yang sudah dipelajari dan menyimpannya sebagai memori jangka panjang, daripada cuma dengan menghafalnya berulang-ulang.

Jangan dipaksakan
Belajar itu bukan proses yang mesti berjalan sempurna. Terkadang saat menghafal atau mengerjakan soal latihan, kita lupa hal yang baru dipelajari. Daripada terus memaksa otak untuk mengingat jawabannya, lebih baik langsung lihat saja jawabannya. Soalnya semakin lama kita menghabiskan waktu buat mengingat jawaban atau materi yang kita lupa, semakin besar kemungkinan otak kita benar-benar melupakan materi itu untuk ke depannya. Dan ada kemungkinan otak kita malah jadi mengingat materi yang salah.

Ajarkan pada orang lain
Beberapa pakar pendidikan dan psikolog menemukan fakta kalau mengajarkan materi yang sudah kita pelajar pada orang lain bisa meningkatkan pemahaman dan daya ingat kita tentang memori tersebut. Jadi enggak ada salahnya kalau kita belajar dengan cara mengajarkan materi yang sudah kita kuasai pada teman.

Olahraga
Olahraga enggak cuma bikin fisik kita jadi sehat, tapi juga pikiran. Sebelum mulai belajar, olaharaga dulu minimal 15 menit. Bisa saat sedang belajar dengan berhenti sebentar untuk olahraga selama 15 menit. Khususnya kalau pikiran kita sudah merasa mumet. Soalnya memori dan kemampuan otak buat berpikir jernih akan membaik setelah kita melakukan olaharaga minimal selama 15 menit. Olahraga di sini cukup yang ringan seperti jalan cepat atau jogging

Proses Pembentukan Muka Bumi

Pemukaan bumi terdiri atas berbagai bentuk dari yang datar, bergelombang atau berbukit sampai bergunung. Keragaman tersebut tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui berbagai proses dan waktu yang sangat lama. Keragaman tersebut terjadi karena tenaga endogen dan tenaga eksogen yang ada di bumi. Bagaimana tenaga endogen dan tenaga eksogen membentuk ketampakan alam di bumi? Ikutilah uraian berikut ini.

1. Tenaga Endogen
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang menyebabkan perubahan pada kulit bumi. Tenaga endogen ini sifatnya membentuk permukaan bumi menjadi tidak rata. Mungkin saja di suatu daerah dulunya permukaan bumi rata (datar) tetapi akibat tenaga endogen ini berubah menjadi gunung, bukit atau pegunungan. Pada bagian lain permukaan bumi turun menjadikan adanya lembah atau jurang. Tenaga tersebut dapat dibedakan berdasarkan penyebab menjadi tenaga tektonik (diastropisme), vulkanik (vulkanisme) dan gempa (seisme).

A. Diastropisme
Diastropisme adalah tenaga yang bekerja dari dalam bumi yang mengakibatkan pergeseran dan perubahan posisi lapisan batuan sehingga mengubah bentuk muka bumi. Gerakan tersebut dapat dibedakan menjadi gerakan epirogenesis dan orogenesis

Epirogenesis adalah pengangkatan jalur kerak bumi sehingga membentuk pengunungan yang berlangsung sangat lambat dan meliputi daerah yang sangat luas. 

Orogenesis adalah proses pembentukan pegunungan (mountain building) atau pengangkatan kerak bumi karena tumbukan lempeng. Proses tersebut menghasilkan pengunungan. Misalnya Pengunungan Hilmalaya. Jadi, gunung api tidak termasuk orogenesis karena tenaga yang membentuknya adalah tenaga vulkanisme bukan diastropisme.

B. Vulkanisme
Gunung Api terbentuk karena
pertemuan dua lempeng.
Vulkanisme adalah segala kegiatan magma dari lapisan dalam litosfer menyusup ke lapisan yang lebih atas atau sampai keluar permukaan bumi. Aktivitas tersebut menghasilkan bentukan berupa kerucut atau kubah yang berdiri sendiri yang disebut gunung api.

C. Faktor Penyebab Terjadinya Gempa
Gempa merupakan getaran yang terjadi karena gerakan batuan yang melewati batas kelentingan atau kelengkungan. Jika batas kelentingan tersebut melampaui makan akan menghasilkan sebuat getaran. 

Gempa dibedakan menjadi gempa tektonik, vulkanik, dan longsoran. Gempa Tektonik adalah gempa yang terjadi akibat tumbukan lempeng-lempeng litosfer. Gempa vulkanik adalah gempa yang terjadi karena adanya aktivitas gunungapi. Gempa longsoran adalah gempa yang terjadi akibat longsor atau runtuhnya tanah perbukitan atau gua kapur.


Besar kecilnya kekuatan getaran gempa diukur dengan menggunakan alat yang disebut seismograf. Kekuatan gempa dapat ditentukan dengan menggunakan Skala Ritcher. 

2. Tenaga Eksogen

Tenaga eksogen yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi. Sifat umum tenaga eksogen adalah merombak bentuk permukaan bumi yang dipengaruhi oleh tiga proses, yaitu pelapukan, erosi, dan sedimentasi.


A. Proses Pelapukan
Batuan yang telah terbentuk melalui berbagai proses akhirnya lama kelamaan akan mengalami proses penghancuran atau pelapukan. Batuan yang berukuran besar akan terpecah menjadi batuan yang berukuran lebih kecil, bahkan sampai menjadi debu. Pelapukan  dapat dibedakan menjadi pelapukan fisika, kimia dan biologik-mekanik.


Pelapukan fisika atau disebut pula desintegrasi adalah proses penghancuran batuan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil tanpa mengubah dekomposisi atau susunan kimiawinya. Proses ini bisa terjadi karena penyinaran matahari, perubahan suhu, dan pembekuan air pada celah-celah batuan.
Batuan yang pecah karena proses pemanasan dan perubahan suhu.

Pelapukan Kimia atau disebut pula dekomposisi adalah proses penghancuran batuan dengan mengubah susunan kimiawi batuan yang terlapukan. Berlangsungnya proses tersebut memelukan. Contohnya, tercampurnya batu oleh limbah pabrik yang mengandung bahan kimia.
Pelapukan Kimia pada Batuan.


Pelapukan biologik-mekanik atau organik adalah pelapukan yang disebabkan oleh makhluk hidup, baik tumbuhan maupun binatang. Akar-akar yang masuk ke dalam tanah memiliki kekuatan yang sangat tinggi, sehingga dapat menghancurkan batuan.

B. Proses Erosi
Erosi adalah suatu proses penghancuran tanah dan kemudian dipindahkan ke tempat lain oleh kekuatan air, es, angin, dan gravitasi.
Erosi oleh air hujan membentuk parit.

Batuan yang tererosi oleh angin.

C. Proses Sedimentasi
Sedimentasi adalah proses pengendapan materi-materi hasil erosi yang dibawa oleh tenaga pengangkut seperti air, angin, gelombang laut, dan glester. 


Read more: http://ilmu-modern.blogspot.com/2012/03/proses-pembentukan-muka-bumi.html#ixzz2wl1Kps6g


Tips Menjawab Soal UN Bahasa Inggris

Ujian Nasional alias UN merupakan hal yang sangat menyeramkan bagi para pelajar, benar tidak?
Suatu pembelajaran pasti memerlukan Evaluasi untuk mengetahui hasil dari proses yang telah dilaksanakan.

Sulit? bukan berarti kita tidak bisa kan?...Oleh karena mau atau tidak mau, kita harus melewati tahapan Ujian. Selain kita harus mengikuti semua kegiatan pembelajaran di sekolah, tidak ada salahnya mengetahui trik-trik dalam menjawab soal-soal khususnya disini Bahasa Inggris.

Mari pelajari yang berikut ini:

1. Menentukan Gambaran Umum Teks 
Pertanyaan: 
What is the text talk about?
What is the suitable title for the text above?
 The text above tell us about…
 What does the story tell about?
Jawabannya:   
 * Jika ada judul maka jawabannya adalah judul
 * Jika tidak ada judul jawabannya kata yang paling banyak muncul di dalam teks

2. Menentukan Tujuan Teks
Pertanyaan: What is the purpose of the text ?
Jawabannya: 

  • Teks Deskripsi (isinya menggambarkan manusia,tokoh yang sedang naik daun, hewan,benda,dan suatu tempat) maka jawabannya adalah to describe…(judul teks)/(sesuatu yang digambarkan dalam teks).
  • Teks Recount (Isinya menceritakan pengalaman di masa lalu secara berurutan sesuai waktu kejadian, menggunakan jenis kalimat past tense) maka jawabannya adalah to retell the past event/ to tell the past event.
  • Teks Narative ( Isinya menceritakan sebuah dongeng, teks dimulai dengan kata “Once upon a time, One day, Once, a long time ago, Menggunakan kalimat Past tense) maka jawabannya adalah to entertain the readers or to amuse the readers.
  • Teks  Procedure (Isinya menjelaskan bagaimana cara/metode membuat sesuatu,misalkan sebuah resep membuat makanan) maka jawabannya adalah to show how to make…(judul teks).
  • Teks Report (Isinya menggambarkan manusia,hewan,benda dengan lebih detail melalui proses penelitian)maka jawabannya adalah to describe…(judul teks).
  • Teks Invitation/Undangan jawabannya adalah to invite....
  • Teks Announcement/Pengumuman jawabannya adalah to announce....
  • Teks Advertisiment/Iklan jawabannya adalah to promote/to advertise....
  • Teks Letter/Surat jawabannya adalah to tell/to inform.... 
  • Teks Label/label jawabannya adalah to give detail information....


3. Menentukan Ide Utama Paragrap Tertentu
Pertanyaan: What is the main idea of paragraph…?
Jawabannya: Kalimat pertama yang berada di awal paragrah

4. Menentukan Informasi Terinci
Pertanyaan: How, where, when, which, how many, what does ,Who, Why, whom, how long, etc
Jawabannya:
Carilah kata/kalimat dalam pertanyaan pada teks, jawabannya terdapat di bagian sebelum atau sesudah kalimat pertanyaan.

5. Menentukan Informasi Tersurat
Pertanyaan: What we can learn from the story above?
Jawabannya:
- Ada di akhir paragraph
- Siswa harus  menyimpulkan setelah membaca seluruh teks

6. Menentukan Makna atau Persamaan Kata
Pertanyaan: What is the similar/the same meaning/sinonim/meaning of ... (kata)?
Jawabannya: Untuk soal seperti ini diperlukan penguasaan kosakata.

7. Menentukan Referensi Kata
Pertanyaan: The underlined word, refers to…
Jawabannya: Subject atau Object pada kalimat sebelumnya

Sekian tentang posting kali ini, Wassalamu'alaikum :)

Cara Asyik Memperkaya Kosakata Bahasa Inggris

Assalamu'alaikum. Hello!:) Just post some tips to memorizing vocabulary. This tips especially for me and you. Happy reading and keep spirit to memorizing!:) Fighting!^^


  • Love words. You have to really want to learn new vocabulary if you're going to succeed. Cintai kata. Anda Harus benar-benar mau mempelajari kosakata baru jika ingin berhasil (memperkaya vocabulary anda)
  • Read. Read all genres of books. When you come across a word you don't know, read the sentences around the word and try to figure out what it means from the context. Check your guess with a dictionary. Baca. Bacalah semua jenis buku. Jika menemukan kata yang tidak anda mengerti, bacalah kalimat di sekitarnya, cobalah memahami apa maksud dari konteks bacaan tersebut. (Lalu tebak), setelah menebak, periksa tebakan anda dengan kamus. 
  • Play word games with friends. Try Boggle, Scrabble, or Catch-Phrase. There are so many great games out there to teach you new words. If a friend comes up with a word that you don't know, ask them what it means. Main game tentang kosakata dengan kawan anda. Cobalah game Boggle, Scrabble, Tebak Frasa. Banyak sekali game yang baik yang bisa mengajarkan kosakata baru kepada anda. Jika kawan anda sampai pada kata yang tidak anda ketahui, barulah tanya mereka apa artinya.
  • Use the words you learn when you're talking to people or writing letters or e-mail. Using your new vocabulary is not only fun, but a great way to remember all these new words. Try to use at least three new words a day when communicating with anyone.Gunakan kosakata yang anda pelajari ketika sedang berbicara dengan orang lain atau ketika sedang menulis surat dan email. Menggunakan kosakata baru tidak hanya menyenangkan, tapi juga cara terbaik untuk mengingat semua kosakata baru anda. Setidaknya cobalah gunakan tiga kosakata baru setiap hari ketika berkomunikasi dengan orang lain.
  • Learn roots, prefixes, and suffixes. Pelajari root, prefix, dan suffix.
  • Find a friend who speaks English. It's good to practice using your new words. With a web connection, your conversation partner does not need to live near you. You can email, chat, and even phone each other using your computers. Temukan kawan yang (bisa) berbicara dengan bahasa Inggris. Hal ini juga baik untuk mempraktikkan kosakata baru. Dengan koneksi internet, teman bicara anda tidak harus berada di dekat anda. Anda dapat saling kirim email, chatting, bahkan dengan menelepon via komputer. (coba dengan facebook kan ada, coba add temen bule..)
  • Listen to the radio, watch television, or find a podcast that you like in English, and practice hearing the language, too. Dengarkan Radio, nonton TV, atau Podcast yang anda sukai dalam Bahasa Inggris, dan cobalah dengarkan bahasanya juga...

  • This tips is not mine. I take from englishindo.com, just wanna to share!:)
    Last but not least, Wassalamu'alaikum!;)

    Penggunaan Tanda Baca yang Benar

    DIKUTIP DARI PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN UMUM EJAAN BAHASA INDONESIA YANG DISEMPURNAKAN


    A. Tanda Titik (.)

    1.Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
    Misalnya: 
    Ayahku tinggal di Solo.
    Biarlah mereka duduk di sana.
    Dia menanyakan siapa yang akan datang.
    Catatan: 
    Tanda titik tidak digunakan pada akhir kalimat yang unsur akhirnya sudah bertanda titik. (Lihat juga Bab III, Huruf I.)
    Misalnya: 
    Buku itu disusun oleh Drs. Sudjatmiko, M.A.
    Dia memerlukan meja, kursi, dsb.
    Dia mengatakan, "kaki saya sakit."
    2.Tanda titik dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan, ikhtisar, atau daftar.
    Misalnya:
    a.III.Departemen Pendidikan Nasional
    A.Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
    B.Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
    1.Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini
    2....
    b.1. Patokan Umum
    1.1 Isi Karangan
    1.2 Ilustrasi
    1.2.1 Gambar Tangan
    1.2.2 Tabel
    1.2.3 Grafik
    2. Patokan Khusus
    2.1 ...
    2.2 ...
    Catatan: 
    Tanda titik tidak dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan atau ikhtisar jika angka atau huruf itu merupakan yang terakhir dalam deretan angka atau huruf.
    3.Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu.
    Misalnya: 
    pukul 1.35.20 (pukul 1 lewat 35 menit 20 detik atau pukul 1, 35 menit, 20 detik)
    Catatan: 
    Penulisan waktu dengan angka dapat mengikuti salah satu cara berikut.
    (1)Penulisan waktu dengan angka dalam sistem 12 dapat dilengkapi dengan keterangan pagisiangsore, atau malam.
    Misalnya: 
    pukul 9.00 pagi
    pukul 11.00 siang
    pukul 5.00 sore
    pukul 8.00 malam
    (2)Penulisan waktu dengan angka dalam sistem 24 tidak memerlukan keterangan pagi, siang, atau malam.
    Misalnya: 
    pukul 00.45
    pukul 07.30
    pukul 11.00
    pukul 17.00
    pukul 22.00
    4.Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan jangka waktu.
    Misalnya: 
    1.35.20 jam (1 jam, 35 menit, 20 detik)
    0.20.30 jam (20 menit, 30 detik)
    0.0.30 jam (30 detik)
    5.Tanda titik dipakai dalam daftar pustaka di antara nama penulis, judul tulisan yang tidak berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru, dan tempat terbit.
    Misalnya: 
    Alwi, Hasan, Soenjono Dardjowidjojo, Hans Lapoliwa, dan Anton Siregar, Merari. 1920. Azab dan Sengsara. Weltevreden: Balai Poestaka.
    Catatan: 
    Urutan informasi mengenai daftar pustaka tergantung pada lembaga yang bersangkutan.
    6.Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang menunjukkan jumlah.
    Misalnya: 
    Desa itu berpenduduk 24.200 orang.
    Siswa yang lulus masuk perguruan tinggi negeri 12.000 orang.
    Penduduk Jakarta lebih dari 11.000.000 orang.
    Catatan: 
    (1)Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah.
    Misalnya: 
    Dia lahir pada tahun 1956 di Bandung.
    Lihat halaman 2345 dan seterusnya.
    Nomor gironya 5645678.
    (2)Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan atau kepala ilustrasi, tabel, dan sebagainya.
    Misalnya: 
    Acara Kunjungan Menteri Pendidikan Nasional
    Bentuk dan Kedaulatan (Bab I UUD 1945)
    Salah Asuhan
    (3)Tanda titik tidak dipakai di belakang (a) nama dan alamat penerima surat, (b) nama dan alamat pengirim surat, dan (c) di belakang tanggal surat.
    Misalnya: 
    Yth. Kepala Kantor Penempatan Tenaga
    Jalan Cikini 71
    Jakarta
    Yth. Sdr. Moh. Hasan
    Jalan Arif Rahmad 43
    Palembang
    Adinda
    Jalan Diponegoro 82
    Jakarta
    21 April 2008
    (4)Pemisahan bilangan ribuan atau kelipatannya dan desimal dilakukan sebagai berikut. 
    Rp200.250,75$ 50,000.50
    8.750 m8,750 m
    7.Tanda titik dipakai pada penulisan singkatan (Lihat Bab II, Huruf H.)

    B. Tanda Koma (,)

    1.Tanda koma dipakai di antara unsur unsur dalam suatu perincian atau pembilangan.
    Misalnya: 

    Penulisan Huruf Kapital yang Benar

    Penulisan huruf kapital nyatanya tidaklah sembarangan. Ada aturan tersendiri menuliskan huruf kapital yang benar sesuai aturan bahasa Indonesia. Jika anda ingin menjadi penulis yang handal, anda harus mengerti cara penulisan huruf kapital yang baik dan benar. Dan berikut ini adalah aturan pemakaian huruf kapital dalam bahasa Indonesia.

    1) Awal Kalimat

    Di awal kalimat, setiap huruf yang mengawali kalimat tersebut haruslah menggunakan huruf kapital. Contoh :

    - Ayah pergi ke kantor.
    - Bagaimanapun, ayah selalu pergi ke kantor.
    - Karena ayah sakit, ia tidak pergi ke kantor.

    Perhatikan : awal kalimat haruslah diawali dengan huruf kapital.

    2) Awal Petikan Langsung

    Dalam penulisan petikan langsung, huruf kapital selalu diawali dengan huruf kapital. Contoh :

    Penulisan Surat Resmi yang Benar

    Surat merupakan alat komunikasi yang tidak didukung oleh mimik dan gesture karena itu surat harus bebas dari salah tafsir. Agar tidak menimbulkan salah tafsir, bentuk dan bahasa surat harus mengikuti ragam yang telah dibakukan.
    Surat resmi memiliki bagian-bagian yang tetap, yaitu
    1 Kepala surat

    Kepala surat yang ditulis lengkap terdiri atas (a) nama instansi, (b) alamat lengkap, (c) nomor telepon, (d) nomor kotak pos, dan (e) lambang atau logo. Pada contoh di atas, kelima unsur tersebut ada pada kepala surat
    Dalam penulisan kepala surat hal-hal berikut perlu diperhatikan.
    1. Nama instansi tidak disingkat, misalnya Osis, tetapi Organisasi Sekolah Intra Sekolah
    2. Kata jalan tidak disingkat dengan Jlatau Jln., tetapiJalan
    dengan kapital.
    3.Kata telepon hendaknya ditulis dengan cermat, telepon; bukan tilpuntelpun, dan tidak disingkat menjadi Telpatau Tlp.
    4 Kata kotak pos hendaklah ditulis dengan cermat, yaituKotak Pos; jangan disingkat menjadi Kotpos. Jangan pula kamu gunakan P.O. Box atau Post Office Box.
    5 Kata telepon dan kotak pos diikuti oleh nomor tanpa diantarai dengan tanda titik dua (:), sedangkan nomor-nomor yang mengikutinya ditulis dengan tanpa tanda titik atau spasi pada setiap hitungan tiga angka karena bukan merupakan
    2 tanggal penulisan surat

    Hasil Produk Bioteknologi Modern

    Peranan dan Produk Bioteknologi 


    1. Peranan Bioteknologi    
        a. Teknik enzimatis
            Enzim merupakan katalis dalam reaksi kimia sehingga reaksi tersebut dapat berlangsung lebih cepat Dalam bioteknologi, Enzim digunakan dalam bahan makanan, industri kimia, dan farmasi ( sintesis asam amino dan antibiotik) . Pada produk makanan minuman, Enzim telah lam digunakan untuk membuat keju, bir, pemanis, dan anggur. Di Amerika Serikat, sirup berkadar gula tinggi dari jagung merupakan produk terbesar yang dibuat menggunakan teknologi enzimatis. Enzim renin yang dihasilkan dari lambung anak sapi bermanfaat untuk menghasilkan dalah susu yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan keju. Pada industri minuman, enzim digunakan untuk membuat minuman sari buah, anggur dan bir agar tahan terhadap dingin. Selain itu, bahan ini dapat dipakai untuk membuat permen dengan rasa manis sedang.
         b. Teknik fermentasi

             Fermentasi (peragian) adalah proses penguraian motabolik senyawa
    organik oleh makrob pada kondisi anaerob yang menghasilkan energi dan gas. Teknik dapat digunakan dalam pengelolahan bahan baku untuk menghasilkan produk berupa makanan, minuman, dan obat-obatan. Proses teknik fermentasi adalah sebagai berikut :


    Bioteknologi Pangan

         Berbagai jenis mikroorganisme bersifat menguntungkan dan berguna untuk produksi bahan pangan manusia. Kamu tentu mengenal makanan seperti yoghurt, acar, sosis, roti, keju, tempe, oncom, kecap, dan tapai. Semua makanan tersebut memanfaatkan mikroorganisme dalam pembuatannya.

         Mikroorganisme juga dimanfaatkan sebagai penghasil bahan pangan yang berprotein tinggi, atau dikenal sebagai protein sel tunggal (PST). Kelebihan mikroorganisme sebagai penghasil protein adalah mudah dibudidayakan, pertumbuhannya sangat cepat, dan kadar proteinnya sangat tinggi yaitu dapat mencapai 80%. Bandingkan dengan protein pada biji kedelai yang kadarnya sekitar 45%. Contoh organisme penghasil PST adalah ganggang Chlorella dan Spirulina.

         Aneka produk makanan memanfaatkan jasa mikroorganisme dalam pengolahannya. Peranan mikroorganisme dalam pengolahan makanan ini adalah mengubah bahan makanan menjadi bentuk lain, sehingga nilai gizinya lebih tinggi, zat gizi lebih mudah diserap dan dimanfaatkan, serta mempunyai cita rasa yang lebih menarik. Perhatikan beberapa contoh jenis makanan dan mikroorganisme yang berperan dalam pengolahannya pada tabel berikut ini.